Kecamatan Mayangan Turut Semarakkan Batik in Motion, Pecahkan Rekor MURI Pagelaran Tari dengan Peserta Terbanyak
Probolinggo – Kecamatan Mayangan turut ambil bagian dalam kemeriahan Batik in Motion, sebuah pagelaran tari kolosal yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667. Kegiatan tersebut melibatkan ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat dan berhasil mencatatkan prestasi dengan memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pagelaran tari dengan peserta terbanyak.
Bt
Probolinggo – Kecamatan Mayangan turut ambil bagian dalam kemeriahan Batik in Motion, sebuah pagelaran tari kolosal yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667. Kegiatan tersebut melibatkan ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat dan berhasil mencatatkan prestasi dengan memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pagelaran tari dengan peserta terbanyak.
Batik in Motion merupakan kegiatan menari bersama mengikuti irama lagu dengan mengenakan batik sebagai bagian dari gerakan tari. Konsep tersebut memadukan unsur seni tari dengan busana batik, sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya Indonesia. Pagelaran tari kolosal ini diikuti oleh ribuan peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari masyarakat umum, Aparatur Sipil Negara (ASN), komunitas, hingga pelajar. Seluruh peserta bersama-sama menampilkan gerakan tari secara serentak sehingga menciptakan pertunjukan yang semarak dan menjadi bagian istimewa dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667. Keberhasilan Batik in Motion memecahkan Rekor MURI sebagai pagelaran tari dengan jumlah peserta terbanyak menjadi sebuah kebanggaan bagi Kota Probolinggo. Rekor tersebut sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme dan partisipasi masyarakat dalam mendukung kegiatan seni, budaya, serta berbagai rangkaian peringatan hari jadi kota. Dalam kegiatan tersebut, Kecamatan Mayangan turut memberikan kontribusi dengan melibatkan lebih dari 20 ASN Kecamatan dan Kelurahan se-Kecamatan Mayangan sebagai peserta penari. Dengan mengenakan busana batik dan mengikuti gerakan tari bersama ribuan peserta lainnya, para ASN turut menyemarakkan sekaligus menyukseskan pelaksanaan Batik in Motion. Partisipasi tersebut menjadi wujud dukungan Kecamatan Mayangan terhadap rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667. Selain itu, keterlibatan ASN dalam kegiatan seni dan budaya juga mencerminkan semangat kebersamaan serta kedekatan aparatur pemerintah dengan masyarakat.
Batik in Motion tidak sekadar menjadi sebuah pertunjukan tari kolosal, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kota Probolinggo. Ribuan peserta dari berbagai latar belakang dapat bergerak bersama dalam satu irama, sekaligus membawa pesan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun dan memajukan kota. Melalui partisipasi dalam Batik in Motion, Kecamatan Mayangan turut menjadi bagian dari catatan prestasi Kota Probolinggo dalam peringatan Hari Jadi ke-667. Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap seni serta budaya diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Probolinggo.