Kran Otomatis Portable, Inovasi Kelurahan Sukabumi Hadirkan Solusi Cuci Peralatan Makan yang Higienis bagi PKL
PROBOLINGGO – Upaya meningkatkan kebersihan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui berbagai inovasi pelayanan. Salah satunya adalah Kran Otomatis Portable, inovasi yang dikembangkan Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, sebagai solusi praktis bagi pedagang kaki lima (PKL) untuk mencuci peralatan makan menggunakan air mengalir secara higienis. Inovasi ini telah memasuki tahap penerapan sejak 16 April 2025 setelah melalui proses inisiasi dan uji coba. Camat Mayangan, Deus Nawandi, menjelaskan bahwa inovasi tersebut lahir dari kondisi di lapangan yang menunjukkan masih banyak pedagang kaki lima mencuci peralatan makan menggunakan satu hingga dua ember secara berulang-ulang. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kontaminasi bakteri yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat. "Kran Otomatis Portable merupakan inovasi sederhana namun memiliki manfaat besar. Melalui alat ini, para pedagang dapat mencuci peralatan makan menggunakan air yang mengalir sehingga lebih higienis, praktis, dan aman. Kami berharap inovasi ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kuliner," ujar Deus Nawandi. Menurut Deus Nawandi, keunggulan utama inovasi ini terletak pada desainnya yang portable, tanpa sentuh (touchless), dan menggunakan baterai isi ulang 12 volt, sehingga dapat digunakan di berbagai lokasi tanpa memerlukan instalasi permanen. Air akan mengalir secara otomatis saat peralatan didekatkan ke sensor dan berhenti sendiri setelah proses pencucian selesai. Fitur tersebut menjadikan penggunaan air lebih efisien sekaligus menjaga kebersihan peralatan makan. Selain mudah dipasang menggunakan gantungan sederhana, alat ini cukup dihubungkan dengan galon berisi air bersih, selang, baterai, dan wadah penampung air limbah sebelum siap digunakan. Konsep tersebut membuat Kran Otomatis Portable dapat dimanfaatkan oleh pedagang menetap maupun pedagang keliling tanpa harus mengubah struktur gerobak atau tempat usaha. Deus Nawandi menambahkan bahwa inovasi ini tidak hanya mendukung perilaku hidup bersih dan sehat, tetapi juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan, menghemat penggunaan air, serta mengurangi risiko penularan penyakit melalui peralatan makan yang kurang higienis. "Harapan kami, inovasi ini dapat menjadi contoh bahwa solusi pelayanan publik tidak selalu harus rumit. Dengan inovasi yang sederhana, tepat guna, dan mudah diterapkan, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat serta mendukung terwujudnya lingkungan yang lebih sehat," pungkasnya.
Melalui Kran Otomatis Portable, Kecamatan Mayangan bersama Kelurahan Sukabumi menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan sanitasi sederhana yang mudah direplikasi di berbagai lokasi usaha kuliner, sekaligus mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui penerapan perilaku hidup bersih dan penggunaan air mengalir secara higienis.