Dinkes PPKB Kota Probolinggo Gelar Monitoring dan Evaluasi Program PTM-Diabetes Melitus Terintegrasi CKG di Kecamatan Mayangan

MAYANGAN – Dinas Kesehatan, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Probolinggo menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Tindak Lanjut Program PTM-Diabetes Melitus Terintegrasi CKG pada Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Pendopo Kecamatan Mayangan.

nn

MAYANGAN – Dinas Kesehatan, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Probolinggo menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Tindak Lanjut Program PTM-Diabetes Melitus Terintegrasi CKG pada Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Pendopo Kecamatan Mayangan. Kegiatan ini didampingi oleh Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Kasi Pemas) Kecamatan Mayangan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program kesehatan di wilayah.

Kegiatan ini mengusung tema “Dalam Mewujudkan Kelurahan Siaga TB dan Berketahanan Imunisasi”. Monitoring dan evaluasi dilaksanakan sebagai upaya meninjau tindak lanjut program kesehatan, khususnya dalam pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM), penanganan diabetes melitus, serta integrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Melalui kegiatan ini, dilakukan penguatan koordinasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan program agar berjalan lebih optimal serta mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat. Sinergi antara Dinkes PPKB Kota Probolinggo, Kecamatan Mayangan, dan puskesmas menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program kesehatan di tingkat kelurahan. Selain pengendalian penyakit tidak menular, kegiatan ini juga menekankan pentingnya upaya pencegahan tuberkulosis (TB) dan peningkatan ketahanan imunisasi. Kedua aspek tersebut memerlukan dukungan lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat, mulai dari peningkatan kesadaran terhadap gejala penyakit hingga pemanfaatan layanan kesehatan yang tersedia.

Kecamatan Mayangan mendukung pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Diharapkan, hasil monitoring dan evaluasi dapat menjadi bahan tindak lanjut bagi pihak terkait untuk memperkuat pelaksanaan program kesehatan secara berkelanjutan. Dengan koordinasi dan kolaborasi yang baik, upaya mewujudkan kelurahan yang siaga terhadap TB, memiliki ketahanan imunisasi yang baik, serta semakin peduli terhadap pemeriksaan dan pencegahan penyakit diharapkan dapat berjalan lebih efektif demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kota Probolinggo.

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT